Rabu, 31 Maret 2010


Kepikiran

Di pikir2 dadi kepikiran, ora di pikirna tetep kepikiran, di pikirna bae mbok dadi pikiran, di pikir maning malah tambah kepikiran, ora mikir genah duwe pikiran, ora gelem mikir mbok ndarani ora duwe pikiran, mikir apa ya cre sing madan mikir tapi ra dadi pikiran??

Minggu, 28 Maret 2010


Sifat Lelaki Dilihat Dari Cara Pipisnya

Lelaki Pembenci: Sesudah pipis trus ngeludahin pipisnya.

Lelaki Cuek:
Abis pipis, risleting nggak ditutup, celana nggak di kancing.

Lelaki Cool:
Pipis di kulkas.

Lelaki Licik:
Pipis di dalam kolam renang.

Lelaki Berani:
Pipisin kolam renang Dr atas pinggir kolam.

Lelaki Hangat:
Pipis deket kompor.

Lelaki Buaya:
Pipis sambil tengkurep.

Lelaki Hati-hati:
Pipisnya dikeluarin pelan-pelan (takut bunyi).

Lelaki Tukang Nyontek:
Kalo pipis di toilet umum, suka liatin punya tetangga sebelahnya.

Lelaki Sia-sia:
Pas kebelet pipis, buru-buru lari ke toilet, belum sempet buka celana udah pipis di celana duluan.

Lelaki Percaya Diri: Kalo pipis kepalanya tegak, sambil liat ke depan.

Lelaki Penghibur:
Kalo pipis sambil bersiul ato menyanyi.

Lelaki Ilmuwan:
Tiap kali pipis, sebagian pipisnya selalu disisihkan sbg sampel utk diteliti.

Lelaki Sensitif:
Baru minum sedikit udah kebelet pipis.

Lelaki Sial:
Lagi pipis, kepingin kentut yang keluar BAB.

Lelaki Boros: Minum sedikit, pipisnya banyak.

Lelaki Bisnis:
Pipisnya bisa dijual.

Lelaki Hobi Berkebun:
Pipisnya di kebun, biar subur katanya.

Lelaki Petualang:
Pipis pagi di bogor, pipis siang di Jakarta, pipis malam di Bandung.

Lelaki Pemimpi:
Mimpi pingin pipis, dan dikeluarin di tempat tidur.

Sopir Taksi Baru Kerja

Kejadian ini terjadi hari Senin lalu, sebut saja namanya, Susi. Karena ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal, Susi harus bekerja sampai larut malam dikantornya. Ketika ingin pulang Susi menyetop taksi untuk mengantarnya pulang.
"Kebon Jeruk ya Pak".
Sopir taksi itu hanya menggangguk, selama perjalanan tidak terjadi percakapan antara Susi dan Sopir Taksi, mungkin Susi merasa capek karena bekerja sampai larut malam. 20 menit lamanya keheningan terjadi, tiba-tiba Susi ingat bahwa uang yang dibawanya kurang untuk membayar ongkos taksi. Susi lalu menepuk pundak Sopir taksi dengan maksud berhenti dulu didepan untuk mengambil uang di ATM. Tapi tiba2 setelah pundaknya ditepuk oleh Susi, Sopir taksi itu secara membabi buta membanting setirnya ke kanan kemudian ke kiri sambil berteriak secara histeris, sampai akhirnya taksi itu menabrak sebuah pohon. Untung Susi dan Sopir Taksinya tidak mengalami luka yang cukup parah. Sopir Taksi itu kemudian meminta maaf kepada Susi
"Maaf ya Bu, Ibu nggak apa-apa? Ibu sih make nepuk pundak saya, kagetnya setengah mati bu!!"
"Lho, masa sih ditepuk pundaknya aja kaget??"
"Soalnya ini hari pertama saya jadi sopir Taksi, Bu"
"Emangnya pekerjaan bapak sebelumnya apa??"
"Selama 20 tahun saya jadi SOPIR MOBIL JENAZAH..."

Ditulis ya?

Seorang Ibu Guru Sekolah Dasar membagikan Daftar Isian murid-murid, mengenai data-data murid itu sendiri dan kedua orangtuanya.
Ada seorang muridnya yang karena gobloknya atau karena ingin “mengerjai” Gurunya, selalu bertanya-tanya:
Murid: “Bu, nama orangtua ditulis, ya?”
Guru: “Ya, ditulis.”
Tidak lama kemudian, murid tersebut bertanya lagi… “Bu, alamat orangtua ditulis?”
Jawab Gurunya mulai kesal… “Ya, ditulis!” katanya. Belum tiga menit si murid bertanya lagi…
“Bu, jenis kelamin orangtua ditulis?”
Jawab Ibu Guru itu, yang kekesalannya telah sampai ke ubun-ubun…
“Nggak!! Digambar!!!”

Senin, 01 Maret 2010

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.